Salam Berbagi itu Indah , kali ini saya akan posting tentang hewan khas di Boyolali
Hewan Khas Boyolali
1. Sapi

Sapi atau lembu
adalah hewan
ternak
anggota suku Bovidae dan anaksuku Bovinae.
Sapi dipelihara terutama untuk dimanfaatkan susu dan dagingnya
sebagai pangan
manusia. Hasil sampingan, seperti kulit, jeroan, tanduk, dan kotorannya juga dimanfaatkan untuk berbagai
keperluan manusia. Di sejumlah tempat, sapi juga dipakai sebagai penggerak alat transportasi,
pengolahan lahan tanam (bajak), dan alat industri lain (seperti peremas tebu). Karena banyak
kegunaan ini, sapi telah menjadi bagian dari berbagai kebudayaan manusia sejak
lama.
Kebanyakan sapi ternak
merupakan keturunan dari jenis liar yang dikenal sebagai Auerochse
atau Urochse (dibaca auerokse, bahasa Jerman
berarti "sapi kuno", nama ilmiah: Bos primigenius), yang sudah
punah di Eropa sejak 1627. Namun, terdapat beberapa spesies sapi liar lain yang
keturunannya didomestikasi, termasuk sapi bali
yang juga diternakkan di Indonesia.
2. Lele

Lele atau ikan keli,
adalah sejenis ikan
yang hidup di air tawar.
Lele mudah dikenali karena tubuhnya yang licin, agak pipih memanjang, serta
memiliki "kumis" yang panjang, yang mencuat dari sekitar bagian mulutnya.
Banyak jenis lele yang
merupakan ikan konsumsi yang disukai orang. Sebagian jenis lele telah dibiakkan
orang, namun kebanyakan spesiesnya ditangkap dari populasi liar di alam. Lele dumbo
yang populer sebagai ikan ternak, sebetulnya adalah jenis asing yang
didatangkan (diintroduksi) dari Afrika.
Lele dikembangbiakkan di Indonesia
untuk konsumsi dan juga untuk menjaga kualitas air yang tercemar. Seringkali
lele ditaruh di tempat-tempat yang tercemar karena bisa menghilangkan
kotoran-kotoran. Lele yang ditaruh di tempat-tempat yang kotor harus diberok
terlebih dahulu sebelum siap untuk dikonsumsi. Diberok itu ialah maksudnya
dipelihara pada air yang mengalir selama beberapa hari dengan maksud untuk
membersihkannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar